Cerita anak kali ini akan berbagi kisah yang akan mengedukasi anak-anak tentang penyakit kecacingan. Siapa ya kira-kira yang akan memberi kita edukasi kita kali ini?
SURAT DARI ANKI
Dear
Sobat Ocha
Apa
Kabar?
Kalian
pasti bertanya-tanya, apakah kita pernah bertemu sebelumnya. Kurasa, kita
pernah bertemu. Walaupun mungkin kalian tidak menyadarinya. Perkenalkan, kalian boleh memaggilku Anki saja. Nama lengkapku cukup keren, Ancylostoma
duodenale. Beberapa orang lebih suka memanggilku si
cacing tambang. Nama itu mengacu pada daerah asal
sukuku. Sebetulnya kurang tepat, karena kami tidak hanya tinggal di tambang.
Kami bisa tinggal di pasir pantai, sungai, atau dekat di hatimu, yaitu di
ususmu. Ah, kalian terkejut ya, karena tidak menyadarinya. Beberapa manusia memanggil kami dengan cacing kait, karena kami punya kait untuk menancap pada usus kalian.
Supaya kalian tidak penasaran, ini kuberi kalian fotoku.
(sumber: parasite.org.au)
Saat
ini, beberapa saudaraku mungkin sedang bersama kalian. Yah bagi kami, tubuh
kalian ibarat lumbung padi yang
bisa dimasuki dan kami curi makanannya.
Sepupuku si Ascaris lumbricoides atau
yang sering dipanggil cacing tanah, biasanya masuk ke tubuh kalian melalui mulut, yang
bagaikan pintu bagi bangsa kami. Mereka biasanya, menyusup sebagai telur dalam
sela-sela kuku jari kalian. Sedangkan keluargaku lebih menyukai gaya ninja,
yaitu menembus kulit bak ninja menembus dinding. Biasanya kami masuk melalui
kaki kalian, saat kalian berjalan-jalan di kampung kami tanpa alas kaki. Pertama-tama,
kami akan menempel di kulit kalian, kemudian membuat terowongan di bawah kulit.
Biasanya saat itu, kalian akan merasakan gatal-gatal. Terowongan itu akan mencapai pembuluh darah
kalian. Dari sana, kami harus berenang mengarungi aliran darah, menuju usus
kalian. Di sanalah kami akan menancapkan kait kami untuk menetap dan menyerap sari-sari makanan yang kalian
makan.
Ya..ya..
aku tahu, kalian pasti menganggapku jahat, karena mencuri zat-zat makanan dari
kalian. Sehingga tubuh kalian kurus kering sedangkan tubuh bangsa kami menjadi
gemuk. Tapi, itu masa lalu. Sekarang, aku sudah bertobat. Aku memilih jalan hidup yang disebut bangsa kalian sebagai
vegetarian. Aku
makan dari sisa-sisa makanan, mahluk hidup dan daun-daun busuk. Aku tahu selama
ini aku telah merugikan kalian. Aku membuat kalian menjadi kurang gizi,
stunting dan bodoh, karena makanan yang kalian makan aku hisap menjadi
nutrisiku.
Maka
itu, malam ini, secara sembunyi-sembunyi, aku menulis surat untuk
memperingatkan kalian dari bangsa kami. Supaya kalian selamat dari bangsa kami,
caranya mudah, potonglah kuku kalian pendek-pendek, cucilah selalu tangan
kalian dengan sabun setiap kali akan makan dan sehabis buang air besar, serta
jangan lupa memakai alas kaki.
Oh, tidak.. sepertinya ada yang datang.
Aku harus pergi. Ingat selalu pesanku. Waspadalah, jangan sampai bangsaku
menguasai tubuh kalian. Sampai jumpa lagi. Salam Damai.
Sahabat Barumu
Anki



No comments:
Post a Comment